Pemkab Batanghari Terima Bantuan Mobil Fasilitas Teknologi 

Jumat, 14 Desember 2018 - 09:12:59 WIB - Dibaca: 4592 kali

(Ardian Faisal/Jambione.com)

Muara Bulian - Pemerintah kabupaten (Pemkab) Batanghari menerima bantuan mobil fasilitas teknologi dari Perpustakaan Nasional. Mobil dengan fasilitas IT diserahkan Kepala Pusat Pengembang Perpustakaan dan Pengkajian Minat Baca, Deni Kurniadi kepada Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Batanghari, Mukhlis, SE, ME. 

Mukhlis kepada Jambi One menjelaskan kehidupan saat ini terus berubah, dimana teknologi akan menggantikan tenaga manusia dalam proses produksi. 

"Pada abad ke-18 ketika tenaga manusia dan hewan digantikan mesin dimulailah era revolusi industri. Kemudian dilanjuti revolusi industri ditandai dengan kemunculan pembangkit tenaga listrik," kata Mukhlis, Kamis (13/12). 

Setelah itu munculah revolusi industri yang biasa disebut revolusi digital. Dimana menurut kajian sosiolog Inggris David Harvey, kata Mukhlis, ruang dan waktu menjadi tidak berjarak. 

Kemudian hadir revolusi industri yang ditandai teknologi cyber, dimana dalam pasar global yang menguasai teknologi yang akan memimpin pasar.

Mukhlis memberi contoh bahwa tidak ada bangsa yang maju tanpa kemampuan membaca yang baik dan perpustakaan yang maju. Thomas Jefferson dalam menginisiasi Library of Congress pada awalnya juga mendapat pertentangan. 

Tapi apa yang Jefferson perjuangkan saat itu, ternyata bermanfaat untuk 200 tahun yang akan datang  bahwa perpustakaan menjadi bagian penting. 

"Oleh karena itu, kita harus bekerja keras agar perpustakaan mendapat andil dalam merubah bangsa menjadi lebih baik," ujarnya. 

Perpustakaan adalah bentuk lain dari Jendela Dunia. Melalui Pustakaan, maka mobilisasi ilmu pengetahuan dapat terwujud sehingga akan memberikan dampak bagi kesejahteraan umat manusia. 

"Perpustakaan juga sebagai sumber informasi. Melalui perpustakaan pula diseminasi informasi terjadi. Sehingga kumpulan data-data yang terserak dapat di olah dan kemudian dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dan berguna bagi bangsa dan negara. Khususnya bagi masyarakat di daerah dan di desa," sebutnya. 

Kepala Perpustakaan Nasional Muhammad Syarif Bando, sebut Mukhlis, menyikapi pentingnya peran perpustakaan dalam menghadapi era industri melalui perubahan-perubahan atas cara pandang terhadap teori yang sudah tidak relevan. 

"Pustakawan sebagai agen perubahan harus memiliki kompetensi memecahkan masalah, kepemimpinan, kolaborasi, adaptasi, kreatifitas dan inovasi," tegas Mukhlis menirukan ucapan Syarif Bando.

Pemberian bantuan berlangsung di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Rabu (12/12) dihadiri sekitar 400 peserta, terdiri dari Kepala Dinas Perpustakaan Kabupaten/Kota seluruh Indonesia, Kepala Badan Perencana Pembangunan Daerah Kabupaten/Kota seluruh Indonesia dan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa. (fai)  



Tags:


BERITA BERIKUTNYA